RSS

Memperbaiki Grub Bootloader yang hilang

Saat menginstalasi distro lain atau mejalankan perintah fixmbr untuk me-recover mbr Windows XP, mungkin grub yang telah terinstall pada mbr akan hilang. Bagaimana cara memperbaiki grub yang hilang ini.

Untuk menangani hal ini, gunakan langkah berikut :

  1. Siapkan LiveCD distro untuk dapat masuk ke terminal. Dalam contoh ini, saya menggunakan System Rescue CD.
  2. Dari terminal System Rescue CD, ketikkan perintah grub untuk masuk ke console grub.
    $ grub
    grub>
  3. Setelah masuk ke menu utama grub, ketikkan perintah berikut untuk mendapatkan informasi file stage1 terdapat pada computer anda. Grub membutuhkan file stage1 untuk men-setup grub.
    grub> find /boot/grub/stage1
    (hd0,4)
    (hd0,5)
    (hd0,6)
    (hd0,7)
  4. Dalam contoh di atas, terdeteksi empat file stage1 yang terdapat pada empat distro Linux yang terdapat di system. Grub yang dihidupkan kembali adalah grub distro linux yang terdapat pada partisi /dev/hda6 atau (hd0,6).
  5. Berikutnya, beritahu kepada grub letak file stage1 yang telah terdeteksi dan ingin digunakan.
    grub> root (hd0,6)
  6. Lanjutkan dengan menginstalasi grub, lalu keluar dari menu grub.
    grub> setup (hd0)
    grub> quit
    Catatan: Perintah setup (hdo), dapat anda ganti dengan menggunakan perintah setip (hdX,Y), dimana X adalah harddisk, dan Y adalah partisi harddisk yang ingin menggunakan grub.
  7. Pada kasus lain, mungkin anda mendapatkan pesan ini saat akan menginstalsi grub yang hilang.
    grub> find /boot/grub/stage1
    error 15: file not found
    grub> setup (hd0,6)
    error11 : unrecognized device string
  8. Untuk mengatasi hal ini, anda dapat me-mount proc subsystem dan udev di dalam partisi linux yang ingin anda perbaiki grubnya. Dalam kasus ini, kita masih menggunakan partisi distro Ubuntu 7.04 yang terdapat di /dev/hda7. Mount terlebih dahulu partisi /dev/hda7 ke suatu direktori, missal /mnt/root
    $mount –t ext3 /dev/hda7 /mnt/root
  9. Berikutnya mount proc subsystem dan udev didalam /mnt/root,
    $mount –t proc none /mnt/root/proc
    $mount –o bind /dev /mnt/root/dev
  10. Pindah ke system linux yang telah di-mount ke partisi /mnt/root dengan menggunakan perintah chroot.
    $chroot /mnt/root /bin/bash
  11. Setelah masuk ke lingkungan system linux tersebut, anda dapat menggunakan langkah 3 sampai 7 untuk menginstalsi grub ke dalam system.

“Selamat Mencoba”

 
Leave a comment

Posted by pada April 12, 2011 in seputar OS

 

Instalasi Ms4w dan Chameleon

Oke.. lanjut untuk postingan blog saya, Kali ini saya akan mencoba untuk menuliskan langkah untuk menginstall Mapserver for windows (Ms4w) dan framework chameleon. sebelum ke pokok bahasan sebaiknya saya jelaskan sedikit tentang apa itu Ms4w dan Chameleon?. Oke… Ms4w tu adalah suatu paket instalasi mapserver yang diperuntukkan untuk OS windows, yang dibuat oleh DM Solution Group, dan merupakan soft open sources jadi dapat didistribusikan secara grtatis.. klau mau mencoba Ms4w silakan sedot disini. untuk versi yang saya gunakan adalah Ms4w versi 2.3.4. Komponen yang adal dalam ms4w ini adalah :

  1. web server apache
  2. php untuk pemrogramannya
  3. mapserver, baik sebagai program CGI maupun sebagai ektensi PHP (php/mapscript).

sedangkan chameleon itu sendiri adalah merupakan sebuah framework yang dapat digunakan untuk mengembangkan apliksi berbasis MapServer secara cepat. pada chameleon sendiri sudah terdapat beberapa widget yang dapat disisipkan ke dalam html yang akan digunakan sebagai template. Awal mula dari chameleon adalah untuk keperluan canada’s GeoConnection Acces Program dan dinamakan configure web mapping client component (CWC2).

Baiklah sekarang langsung aja mencoba untuk menginstal ms4w pada platform windows :

  1. download ms4w, untuk mendownloadya bisa di maptools.org. biasanya sofware ini berektensikan *.zip.
  2. ekstrak ms4w_2.3.1.zip. di root (drive C, D, dll). untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini :
  3. folder ms4w

kemudian msuk ke folder ms4w kemudian double klik file apache-install.bat, langkah ini adalah untuk menginstall web server apache. Untuk mengetahui apakah apache sudah terinstal atau belum dapat membuka tool(service) dari bawaan windows yaitu di control panel>administrative tool>service.Pastikan apache statusnya started, tampilannya seperti berikut :kemudian, cek instalasi ms4w dengan cara membuka browser(ie, firefox, chrome, opera, dll), kemudian ketikkan localhost pada alamat url-nya. apabila ms4w dapat terinstall dengan benar akan mengeluarkan tampilan seperti berikut :

OK.., sampai disni untuk intstalsi ms4w di  windows… selanjutnya langkah-langkah untuk menginstall framework chameleon di ms4w yang telah kita install sebelumnya…

  1. seperti sebelumnya langkah pertama download terlebih dahulu file chameleon disini, pada tutorial ini saya menggunakan versi 2.4.1.
  2. setelah didownload.. kemudian ektrak file chameleon_ms4w-2.4.1.zip.
  3. kemudian masuk ke folder hasil ektrak file chameleon… dapat dilihat pada gambar berikut…
  4. copykan file chameleon.pkg.html ke dalam folder c:/ms4w/Apache/hdocs.
  5. copykan folder chameleon ke dalam folder c:/ms4w/apps
  6. copykan file httpd_chameleon.conf ke dalam folder c:/ms4w/http.d
  7. kemudian restart web service apache. caranya masuk ke folder ms4w kemudian double klik file apache-restart.bat
  8. langkah terakhir, mengeek intalasi cameleon, caranya ketikkan localhost pada browser, lihat di bagian bawah pada tulisan aplication installed… lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

kemudian untuk melihat demo dari chameleon anda dapat klik link Chameleon Sample Applications, maka akan ditampilkan beberapa jenis demo, seperti gambar di bawah ini saya menggunakan demo Enhanced Widget, untuk tampilannya bisa dilihat pada gambar dibawah ini :sampai disini anda telah berhasil menginstall chameleon pada ms4w…

Ok sampai disini dulu ya… untuk tutorial kali ini, selamat mencoba…. dan semoga berhasil….

 
2 Comments

Posted by pada Mei 12, 2010 in Web Gis

 

Upgrade “linuxmint 7″ to “linuxmint 8″

wu… akhirnya linuxmint 8, udah rilis juga setelah lama menuggu,….

kebetulan ni.. skarang aq makai linuxmint 7, setealah cari2 informasi sana-sini.. klau linuxmint 8 udah rilis,.. mnjadi pikiran aja untuk upgrade to “lm8″… tpi masih bingung cara upgradenya… tapi tu gak masalah setelah googling akhirnya dpat juga caranya… syaratnya si harus koneksi internet langsung… jdi klau yg internetnya lelet, bsa juga sambil tinggal kuliiah… yg penting jgan sampai mati lampu,  repot juga klau mati lampu “bisa ngulang lagi…. whahaha…”, \oke cukup basa-basinya langsung saja kita praktekkan.. oh iya disini saya ngasih caranya lewat command line.

  1. langkah pertama, pastikan komputer/laptopmu terkoneksi ke internet dengan baik…. and siapin banyak cemilan,, karena lumayan lama, tergantung koneksi internetnya sii….
  2. oke, mlai saja.. buka terminal, kemudian jgan lupa login sbagai “root”…
  3. kemudian edit “sources list” dengan perintah..                                                     # nano /etc/apt/sources.list, setelah itu cari alamat kode “gloria” menjadi “helena” dan “jaunty” menjadi “karmic”. kalau udah simpan “ctrl+x, pilh y.
  4. setelah itu ketik #apt-get update ,
  5. # apt upgrade
  6. # apt dist-upgrade
  7. # apt install mint-meta-main

oke, klau udah sampai disitu, restart komputer loe.. dan lihat hasilnya akan berubah menjadi linuxmint 8…..

udah dulu ya.. sampai disini dulu SELAMAT MENCOBA n’ SEMOGA BERHASIL………

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 8, 2009 in seputar OS

 

Membuat bootable USB flashdisk untuk Mengistall windows seven

ni, gue ada tips untuk menginstall windows seven dengan menggunakan usb flashdisk, tentunya usb flashdisk tersebut harus dibuat agar bisa booting,  Tujuan saya memberikan tips ini adalah untuk temen2 yang memakai netbook atau yang udah bosan menginstall lewat cd. pertama-tama yang harus disiapkan adalah flasdisk minimal 4Gb, kalau punya yang kapasitanya lebih GEDE juga gak masalah tu..

Oke.. lanjut disini saya membuat bootable flashdisk dengan menggunakan fasilitas yang disediakan di windows(oh ya kebetulan saya memakai vista), berikut langkah2-nya :

1. Langkah pertama yang Anda perlu lakukan tentunya adalah colok Flashdisk ke USB port Anda. [gak penting banget... siapapun juga tau hehe... Whew]

2. Berikutnya buka command prompt Anda dengan cara Start – All Programs – Accesories – Command Prompt. Klik kanan, lalu pilih “Run As Administrator“. Ingat harus Run As Administrator, kalau klik biasa saja, ada beberapa perintah tidak bisa berjalan dengan lancar.

3. Ketik peritah diskpart, maka prompt akan berubah menjadi DISKPART>

4. Selanjutnya ketik list disk untuk menampilkan disk yang tersedia pada komputer kita saat ini.

1

Gambar di atas menunjukkan bahwa Disk 0 adalah harddisk saya yang berkapasitas 233GB, sedangkan Disk 1 adalah flashdisk saya yang berkapasitas skitar 8GB.

5. Lakukan format terlebih dahulu pada flashdisk kita. [Jgn lupa backup data2 Anda bila ada yang ingin diselamatkan sebelum hilang], berikutnya ikuti langkah berikut ini:

select disk 1 -> 1 adalah disk yang ingin diformat, silahkan sesuaikan dengan keperluan Anda

clean

create primary partition

select partition 1

active

format fs=NTFS

assign

exit

6. Setelah berhasil di format, selanjutnya kita akan membuat flashdisk kita menjadi bootable dengan bantuan utilitas bootsect yang terdapat pada Windows Vista maupun Windows 7.

Masih pada command prompt yang sama, mari kita lanjutkan.

Masukkan DVD Windows 7 pada DVD Drive komputer kita, lalu ubahlah ke direktori dimana DVD tersebut berada, dengan perintah:

d:

cd d:\boot

[dengan asumsi drive DVD saya adalah d]

7. Gunakan bootsect untuk membuat flashdisk kita menjadi bootable. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah:

bootsect /nt60 g:

[saya asumsi flashdisk saya berada pada drive letter g:]

Sekarang Anda dapat menutup windows command prompt Anda.

8. Copy-lah semua file instalasi yang ada di DVD drive Anda (dlm contoh saya drive d) ke flashdisk Anda (dlm contoh saya g).

Bila telah dicopy, sekarang flashdisk Anda telah bisa bootable!

“sekian, semoga berhasil & bermanfaat”

 
Leave a comment

Posted by pada Mei 29, 2009 in seputar OS

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.